Kamis, 04 Januari 2018

Pendakian Gunung Lawu Via Cemoro Sewu

Hasil gambar untuk gunung lawu
 Gunung Lawu terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung Lawu terletak di antara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

gunung dengan puncak tertingginya ( HARGO DUMILAH ) 3.265 MDPL (meter di atas permukaan laut) ini berstatus "istirahat'., karena pasca letusan terakhirnya pada tahun 1885 an yang lalu  gunung ini tidak terlihat aktivitas nya lagi.
 Gunung lawu..,yah..gunung yang satu ini sangat familiar sekali d telinga kita,karna kesakralan nya dan mistisnya..,apa lagi saat malam 1 suro tiba,banyak orang yang mendaki hingga ke puncaknya hanya untuk berziarah..,banyak pula cerita bahwa gunung ini di jadikan sebagai tempat pemujaan ..bla..bla..bla..dan banyak lagi...

Maka dari itu kami dari tim JEJAK PEGIRINGAN merasa penasaran..merasa terpanggil...ada apa sebenarnya d balik cerita mistis,horor dan angker d balik gunung ini... ( hehehe...drama sedikit...)

Kami dari JEJAK PEGIRINGAN hanya berangkat berdua saja,dan kami putuskan untuk mendaki gunung lawu via base camp CEMORO SEWU.
karena berdua saja...jadi potonya masing - masing... ahihihihihihi... :D

Oke...kita tiba di base camp cemoro sewu tgl 30-12-2017 kira - kira jam  10 malam.
karena memang dari perjalanan berkendara cukup melelahkan,akhirnya kami memutuskan untuk bermalam di base camp,dan memulai pendakian esok harinya
31-12-2017 kira - kira jam 8.30 pagi setelah semua persiapan beres ( logistik,sarapan,ijin masuk beres semua ) kami memulai pendakian..
tidak jauh masuk dari gerbang pos pendakian terdapat taman...ya sejenis camping ground gitu.., buat anggota keluarga yang ingin sekedar camping ceria bisa buka tenda di sini,dan biayanya cuman ceban doang.. (10 rebu rupiah saja),dan yang pengen sekedar berselfie ria cukup bayar goceng doang pemirsa...
salah satu spot selfie favorit
Kira - kira 1 jam 30 menit kami memulai pendakian akhirnya kami tiba di pos 1 ( Wesen-wesen ).
trek batu yang di susun ini sudah mulai menanjak,tp agak sedikit landai.
 Tidak lama kami istirahat di pos ini,,,akhirnya kami lanjut lagi.



 
Dari pos 1 ke pos 2 masih sama..trek yang kami lalui masih berupa batu,kadang batuan tersusun seperti tangga,kadang juga batuan tak beraturan.
namun bedanya..di sini kmiringan sudah mulai parah..dan jarak tempuh yang lumayan lama, kira - kira 2jam 30 menitan lah...dan cukup bikin kami ngos ngosan.. ;D
trek antara pos 1 ke pos 2.
(lagi akur..jadi potonya bedua..hahaha...)

Setelah kurang lebih 2jam 30menitan kami berjalan dari pos 1 akhirnya kami tiba di pos 2 ( WATU GEDEG ).
karena memang jarak tempuh yang lumayan lama dan cukup memakan banyak energi, di pos 2 ini kami istirahat agak lama,memang juga dah masuk waktu shalat dzuhur,dan waktu makan siang pula. la emang udah laper ..pake bingiiittt.. :D..
Pos 2 (watu gedeg )

Tepat jam 1 siang dari pos 2 kita melanjutkan perjalanan kembali.
medan yang kami lalui lagi - lagi sama..berupa batu batu..,namun nanjaknya makin parah coy...
o iya..d gunung lawu ini..dari pertengahan pos 1 kita sudah menjumpai bunga edelweis lho..,sayang nya blom waktunya berbunga...jadi yaaa...kurang manis manisnya gitu deh.
kira - kira 1jam 30 menit kami tempuh perjalanan dari pos 2, kami sampai di pos 3 ( WATU GEDE ) jam 2.30sore.
kami istirahat di pos 3,dan setelah kami rundingkan akhirnya kami putuskan untuk ngcamp atau bikin tenda di pos 3 ini.
view di pos 3 ini lumayan ciamik..karena memang cuaca juga lagi bagus..,alhasil,setelah kami selesai mendirikan tenda, kami pun melakukan ritual kids jaman now katanya.. BERSELFIE ria... ;D.





beberapa view dari pos 3, cantik bukan..

Setelah semua beres,tenda beres,masak beres,solat ashar..kita ngopi2 sambil ngbrol sama tenda sebelah hingga magrib,selesai sholat magrib kita makan malam,,dan istirahat dan kita putuskan untuk summit atack jam 3 dini hari nanti.
pendaki yang sehat adalah pendaki yang memenuhi kebutuhan gizinya saat mendaki.. ;D

Kami lalui malam yang kata orang - orang si taun baru..,klo bagi aku si sama aja..masih jomblo2 aja... (curcol dikit..hehehe... :D) dengan molor...semolor molor nya...mungkin karena cape,..kenyang pula..,sehingga kalopun tenda kami ada yang ngegotong juga gak bakalan kerasa..:D

Tepat pukul 3 dini hari tgl 1-1-2018 kami bangun,ya ..memang udah atur alarm.
setelah kami bergegas keluar tenda ternyataaaa ...zOOOnnGg..!! kabut tebel banget,dan akirnya saya putuskan untuk tarik sleeping bag lagi dan molor lagiii...,emang kita gak nguber sun rise juga sih..jdi ya santai saja...
set alarm pukul 4.00 kembali bunyi...,aku intip cuaca d luar sudah lumayan bagus..meski kabut masih ckup tebal,namun sudah tidk ada lagi gerimis..,akhirnya kami memutuskan untuk prepear buat summit.
butuh waktu 30menit untuk masak mie instan,persiapan,sarapan,sholat subuh,dan tepat pukul 04.30 kami memulai summit.
tidak seperti gunung - gunung sebelumnya yang pernah kita daki,di jam jam yang sama seperti ini biasa sudah terang,trek pun sudah terlihat.,namun karena kabut yang cukup tebal sehingga jarak pandang pun berkurang maka mau gak mau ya kita musti pake head lamp,meski terbilang ini sudah pagi.
kurang lebih 1jam kita berjalan kami telah sampai di pos 4 .
meski terbilang cukup singkat waktu tempuhnya,tapi trek dari pos 3 ke pos 4 inilah yang kami anggap ujian para pendaki lawu yang sebenarnya.
medan nya lebih - lebih menanjak dari pos - sebelumnya, dan energi dan mental pendaki benar - benar di uji di sini.
ini udah jam 05.30 dengan kabut setebal ini dan ciusss..asli dingin pake banget.. :D

Di pos 4 ini kami tidak istirahat lama,kami hanya sdikit menyeripit teh manis panas yang memang kami bawa dari tenda,juga sedikit mkanan ringan dan kami pun melanjutkan perjalanan.
seperti tips dari para pendaki senior ..katanya jika kita mendapati cuaca buruk pada saat ngtrek summit ,kita tidak boleh terlalu lama berdiam sebisa mungkin kita harus bergerak supaya suhu tubuh tetap terjaga..and...it's work..,trus me.. ( kaya iklan susu.. :D )

45menit kami beranjak dari pos 4 kami telah sampai di pos 5.
medan yang kami lalui terbilang tidak terlalu sulit,dengan medan yang tidak terlalu menanjak dan lumayan landai,di tambah kami hanya membawa perbekalan seadanya ..this is so easy guys.. ( gaya banget... :D ).

sekitar jam 06.20 di pos 5 ini saya sudah berani bukasarung tangan sama mask jacket
tapi tangan masih mati rasa karena dingin.

Di pos 5 ini adalah batas vegetasi,karena pos ini adalah pos terakhir dimana kala kita mendongak  30 derajat  keatas sudah terlihat puncak tertinggi gunung lawu.
di pos ini juga ada mata air (SENDANG DRAJAT ) yang bagi para pendaki sangat membantu jikala bekal air sudah menipis,air di sini bisa siap di minum tanpa efek samping...hehehe..
selain mata air yang konon tak pernah kering,di pos ini juga terdapat sebuah bangunan,sejenis seperti makam,dan di depan nya terdapat berbagai sesembahan..seperti dupa,bunga,dan sesaji.. ( lumayan mistis juga bro )
 sendang drajat

 ini makam yang ane ceritain  coy..

Dan akhirnya,setelah kami menempuh kurang lebih 45menit dari pos 5..kami sampai di puncak tertinggi gunung lawu ( HARGO DUMILAH )
rasa syukur tak henti kami ucapkan mana kala kami memijakan kaki di sana.
sungguh ,..betapa maha besarnya Allah..dan betapa tidak ada apa - apanya kita sebagai manusia.
dan kami dari tim JEJAK PEGIRINGAN mengucapkan Alhamdulillah.




momen jeprat jepret di puncak hargo dumilah

Dan satu lagi,kalo anda berkujung ke puncak lawu.,kurang afdol kalo anda tidak menyantap nasi pecel di warung tertinggi punya nya mbok Yem.. ;)
warung makan tertinggi di indonesia :D


Demikian sedikit catatan perjalanan kami kala menapaki puncak tertinggi gunung lawu, moga bermanfaat,dapat menghibur,memotifasi dan menyebarkan energi positip bagi kita semua.
akhirnya kami dari tim JEJAK PEGIRINGAN mengucapkan Alhamdulillah,dan terimakasih.







"Orang yang takut mencoba adalah orang yang membatasi kemampuannya"
                                                                                                       ~ dd ~



Tidak ada komentar:

Posting Komentar